Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 324 322551

Email

hki@iainmadura.ac.id

DUA DOSEN FAKULTAS SYARIAH DIKUKUHAN SEBAGAI PENGURUS BHR KABUPATEN PAMEKASAN

  • Diposting Oleh Admin Web HKI
  • Jumat, 16 Februari 2024
  • Dilihat 121 Kali
Bagikan ke

Bertempat di Mandhapa Aghung Ronggosukowati Pamekasan, Masrukin, S.Sos., M.Si selaku Pj. Bupati Pamekasan telah mengukuhkan Kepengurusan Bagian Hisab dan Rukyat (BHR) Kabupaten Pamekasan Masa Bakti 2023-2028. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Hari Rabu, 31 Desember 2023 M yang bertepatan dengan 19 Rajab 1445 H. Acara pengukuhan dihadiri oleh sejumlah undangan yang terdiri dari MUI Kabupaten Pamekasan, para ketua Ormas Islam se Pamekasan, dan Ketua Lembaga Falak yang ada di Pamekasan. Selain itu dari jajaran birokrasi hadir juga Kabag Kesra dan Kabag Hukum Setda Kabupaten Pamekasan, Kepala Kantor Kementerian Agama Pamekasan dan para Kepala KUA se Kabupaten Pamekasan.

 

Diantara Kepengurusan BHR Kabupaten Pamekasan yang turut dikukuhkan terdapat dua orang dosen Fakultas Syariah. Mereka adalah Hosen, M.HI dan Akhmad Farid Mawardi Sufyan, M.HI. Dalam Surat Keputusan Bupati Nomor 188/561/432.013/2023, tertanggal 7 November 2023 itu, Hosen, M.HI didapuk sebagai Ketua dan Akhmad Farid Mawardi Sufyan, M.HI sebagai Sekretarisnya. Pengurus BHR Pamekasan sebanyak 22 orang dan yang hadir dalam pengukuhan sebanyak 19 orang. Sedangkan 3 orang lainnya sedang melaksanakan tugas ke luar dan daerah dan cuti melahirkan. Dikukuhkannya Kepengurusan BHR Masa Bakti 2023-2028 karena Kepengurusan BHR sebelumnya sudah habis masa baktinya.

 

Terpilihnya dua dosen dimaksud tidak luput dari aktifitas hariannya di Fakultas Syariah, yaitu sebagai dosen Ilmu Falak. Faktor lainnya karena keduanya sama-sama berdomisili di Kabupaten Pamekasan. Sehingga wajar apabila keduanya dipilih sebagai pengurus BHR Pamekasan. Penunjukan ketua kepada Hosen, M.HI tidak lain karena yang bersangkutan sudah menjadi sekretarsi sejak tahun 2010 silam dan tahun 2022 yang lalu menggantikan Ilyasak, S.Ag., M.Pd sebagai ketua yang mengundurkan diri dengan alasan rangkap jabatan dengan organisasi lainnya.

 

Pj. Bupati dalam sambutannya berpesan bahwa BHR harus menjadi mitra pemerintah yang siap untuk berkhidmah kepada masyarakat Pamekasan dalam bidang hisab dan rukyat. Selain itu, BHR harus menjadi penggerak dalam moderasi beragama demi menjaga kondusifitas masyarakat Pamekasan yang heterogen. Mengingat masyarakat Pamekasan memiliki ormas Islam terbanyak diantara kabupaten di Madura.