OBSERVASI HILAL AWAL RAMADAN 1445 H
- Diposting Oleh Admin Web HKI
- Jumat, 15 Maret 2024
- Dilihat 134 Kali
Bertepatan dengan Hari Ahad Legi, 10 Maret 2024 H/29 Sya’ban 1445 H, Observatorium Jokotole melaksanakan pemantauan hilal untuk menentukan awal bulan Ramadan 1445 H. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memenuhi instruksi Menteri Agama RI dan Lembaga Falakiyah PBNU untuk melakukan pemantauan hilal awal Ramadan. Secara perhitungan posisi hilal di Observatorium Jotole sangat rendah. Yaitu dengan ketinggian mar’i 0 derajat 28 menit busur dengan sudut elongasi (diagonal) antara matahari dan bulan 2 derajat 23 menit busur. Berdasarkan kriteria MABIMS yang baru, posisi bulan ini sangat tidak mungkin untuk terlihat. Baik dengan menggunakan teleskop apalagi dengan mata.
Hadir dalam kegiatan observasi kali ini Ketua PCNU Pamekasan (Kh. Taufik Hasyim), Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Pamekasan (H. Ilyasak, M.Pd) beserta staf, Kepala KUA dan Penyuluh di wilayah Kabupaten Pamekasan. Dari pihak Fakultas Syariah dihadiri oleh Wakil Dekan 1 (Dr. H. Achmad Mulyadi, M.Ag), Kepala Laboratorium (Sukron Romadon, M.Si) dan penanggung jawab Observatorium Hosen, M.HI dan Akhmad Farid Mawardi Sufyan, M.HI. Selain itu nampak terlihat di anjungan observatorium dari LDII, BHR Pamekasan, LF PCNU Pamekasan, Qismul Falakiyah Bettet, mahasiswa IAIN Madura dan mahasiswa Universitas Islam Madura. Menurut laporan berdasarkan daftar hadir, peserta yang datang melebihi 130 orang.
Acara dimulai sejak jam 16.45 yang diawali dengan penyampaian informasi mengenai situasi dan kondisi hilal berdasarkan hasil hisab dengan metode Ephemeris, Badiatul Mitsal dan Fathurrauf al-Manan. Data-data tersebut menunjukkan bahwa posisi hilal dari permukaan ufuk barat sangat rendah sekali. Dan sangat tidak mungkin untuk dapat diobersevasi. Selain itu, kondisi di ufuk barat sudah dipenuhi oleh awan sejak sebelum matahari terbenam. Sehingga ketika matahari tersebenam tidak kelihatan piringannya.
Acara berikutnya sambutan tunggal dari Wakil Dekan 1 Fakultas Syariah dan diakhiri dengan doa yang dipandu H. Ilyasak, M.Pd. Acara inti rukyatul hilal dipandu oleh Hosen, M.HI selaku penanggung jawab Observatorium Jokotole yang juga menjabat sebagai Ketua LF PCNU Pamekasan dan Ketua BHR Pamekasan. Kegiatan observasi ditutup pada jam 17.43 ketika secara hasil hitungan hilal sudah terbenam di ufuk barat. Dan laporan dari kegiatan ini disampaikan kepada LF PBNU melalui link yang sudah disediakan dan oleh Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Pamekasan kepada Kantor Kemenag Jakarta dengan laporan hilal tidak terlihat.