DI DAMPINGI AHLINYA, PENYULUH BELAJAR MENGUKUR KIBLAT
- Diposting Oleh Admin Web HKI
- Jumat, 19 Juli 2024
- Dilihat 117 Kali
Sebagai kegiatan lanjutan dari Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Dosen Prodi HKI bekerjasama dengan BHR Pamekasan dengan tajuk Bimbingan dan Pendampingan Pengukuran Arah Kiblat Bagi Penyuluh KUA Pamekasan, KUA Pademawu dan KUA Tlanakan, langkah berikutnya sesuai jadwal kegiatan adalah melaksanakan praktik dengan dampingan. Kegiatan praktik ini di awali oleh Penyuluh KUA Tlanakan yang melaksanakan praktik di Musalla Annur, Dusun Palanggeren Desa Branta Tinggi Kecamatan Tlanakan pada hari Senin, 15 Juli 2024 M/09 Muharram 1446 H. Hadir pada kesempatan tersebut seluruh Penyuluh yang menjadi peserta PkM sebanyak 5 (lima) orang penyuluh; Wahyudi, M. Misbahol Ulum Ilyas, Zahiruddin, Khotimatus Sa’adah, dan Miftahur Rusyidah. Praktik pengukuran kiblat ini didampingi oleh Hosen, Akhmad Farid Mawardi Sufyan, dan Theadora Rahmawati, Kegiatan praktik dimulai jam 09.30 dan berakhir pada jam 11.30.
Hari kedua praktik dilakukan pada hari Selasa, 16 Juli 2024 M/10 Muharram 1446 H mulai pukul 10.15 hingga menjelang waktu Zuhur jam 11.20 Wib oleh Penyuluh KUA Pademawu, bertempat di Musalla Nurul Yaqin, Dusun Karang Dhalem Desa Pademawu Barat Kecamatan Pademawu. Seperti kegiatan sebelumnya, Penyuluh KUA Pademawu hadir lengkap sebanyak 5 (lima) orang peserta; Zahrotul Imamah, Febriyana Hidayati, Andriyani Dwi Suci, Moh. Khairul Abror, dan Mohammad Suud. Hadir mendampingi para Penyuluh yaitu Hosen dan Faris El Amin. Bahkan kegiatan praktik ini disaksikan oleh Kepala KUA Pademawu Abd. Wafi, Ketua MWC NU Pademawu K. Rahbini dan Katib MWC NU Pademawu Ust. Juhari yang juga merupakan Pengasuh Musalla.
Sementara Penyuluh KUA Pamekasan melaksanakan kegiatan praktik pada hari ketiga, Rabu, 17 Juli 2024 M/11 Muharram 1446 H sejak pukul 15.30 dan berakhir pada pukul 16.45 Wib. Bertempat di Masjid Baitur Rahman Desa Teja Timur Kecamatan Pamekasan. Hadir mendampingi para penyuluh Ust. Ahmad Hasan yang sudah menyampaikan materi pada hari pembukaan ditemani oleh Theadora Rahmawati. Para Penyuluh hadir lengkap sebanyak 5 (lima) orang; Sri Mukti, Chusnul Khotimah, Lasnah Lafifah, Agus Salim dan Syarif Hidayatullah. Bahkan Penyuluh ini didampingi langsung oleh Kepala KUA Pamekasan Jalaluddin.
Kegiatan praktik berjalan dengan lancar karena cuaca sangat cerah sekali sehingga mendukung terhadap ketersediaan bayangan benda yang disinari oleh matahari. Peralatan yang digunakan sebagaimana telah diberikan pada saat pembukaan kegiatan, yaitu; penggaris busur, tripod dan bandul pemberat. Serta dilengkapi dengan aplikasi penentu arah kiblat lainnya. Sebelum kegiatan praktik dimulai, para pendamping mengawali dengan memberikan briefing atau pengarahan bagaimana melakukan praktik pengukuran. Setelah itu peserta diminta melakukan perhitungan terlebih dahulu terkait arah kiblat dan azimut mataharinya. Selanjutnya baru melakukan penandaan bayangan benang pada jam yang sudah ditentukan. Dari azimut bayangan tersebut akan diperoleh arah mata angin dan arah kiblat lokasi.
Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memberikan wawasan dan pemahaman kepada para penyuluh agar benar-benar paham bagaimana melakukan pengukuran arah kiblat dengan menggunakan peralatan yang sederhana tetapi akurasinya cukup tinggi. Tentunya dengan bantuan sinar matahari secara langsung. Dengan demikian nantinya diharapkan para penyuluh yang sudah di bimbing dan didampingi bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat setempat mengenai pengukuran atau pengecekan arah kiblat tempat ibadah.